Manfaat Sunat

Perawatan Paska Khitan atau Sunat dengan Metode Klamp

Penggunaan metode khitan dengan klamp sudah mulai banyak diminati banyak kalangan, karena perawatannya yang mudah, serta hasil yang lebih astetik serta tanpa jahitan . klamp terdiri dari dua hingga tiga komponen yang terbuat dari bahan ringan dan kuat. Cara penggunaannya pun cukup mudah, cepat dan tidak menimbulkan pendarahan serta tanpa jahitan.

 

Klamp ini digunakan sekali pakai, jadi tidak ada pasien yang menggunakan klamp bekas pasien sebelumnya. Untuk lama penggunaannya, biasanya pasien sunat menggunakan klamp selama tiga hingga lima hari. Setelah itu, alat tersebut dapat dilepas. Pengelepasannya sendiri pun bisa dilakukan oleh si pasien sendiri di rumah maupun oleh sang dokter. Orang dewasa yang melakukan sunat menggunakan klamp ini pun bisa langsung bekerja seperti biasanya.

Perawatan setelah sunat pun sangat gampang. Berikut tips perawatan paska khitan Klamp.
1. Segera setelah dikhitan anak sebaiknya minum obat analgesik untuk menghindarkan rasa sakit setelah obat anestesi lokal yang disuntikkan habis diserap tubuh.
2. Dianjurkan istirahat untuk menghindari terjadinya bengkak (edema) yang berlebihan kurang lebih 3 jam sesudahnya.
3. Perawatan luka dilakukan dengan membersihkan tabung smart klamp dengan air/rivanol setiap habis buang air kecil, khususnya sisi dalam, agar gland penis bebas dari sisa air kencing, setelah itu dikeringkan dengan kasa atau cotton bud.
4. Bubuhkan betadine di bekas area pemotongan.
5. Jagalah kebersihan dengan cara mandi secara teratur. Siram dan bersihkan seluruh tabung SmartKlamp, kemudian keringkan dengan handuk agar tidak lembab. Jika memungkinkan, gunakan air mandi yang dicampur dengan antiseptik cair untuk membantu membersihkan smart klamp dari mikroba. Semakin sering dibersihkan dan dijaga tetap kering, terutama bagian dalam tabung, hasilnya akan lebih baik.
6. Pada hari ke-5 pada anak atau hari ke-7 pada orang dewasa, dilakukan pembukaan kunci smart klamp dengan cara memotong klem pada sisi kanan & kiri dengan gunting kuku. Setelah itu menarik posisi kunci ke arah samping luar. Setelah dibuka, lakukan pemberian baby oil di sekitar jaringan necrotic (bagian yang hitam) dengan cara meneteskan secukupnya setiap ½ jam pada bagian luar dan dalam tabung. Kulit luka akan melunak, sehingga alat mudah dilepaskan. Setelah tabung lepas, lakukan pengompresan dengan rivanol (gunakan kassa steril, jangan kapas) pada bagian jaringan necrotic minimal 10 kali sehari. Dalam waktu beberapa hari maka luka akan sembuh sempurna. Hasil khitan metode Smartklamp jauh lebih rapih, simetris dan estetis.
7. Minum obat yang diberikan secara teratur
8. Menjaga kebersihan dengan mandi teratur seperti biasa
9. Bilas glans penis dan alat Smartklamp dengan air setiap selesai buang air kecil.

10. Setelah mandi atau membilas, keringkan penis dan alat Smartklamp dengan sebaik-baiknya lalu bubuhkan betadine pada area bekas luka pemotongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *